Sidoarjo, NU Care
Hubbul Wathon Minal Iman, yang berarti “cinta tanah air adalah sebagian dari iman”, menjadi pijakan penting dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan persatuan, terutama di kalangan umat Islam. Meskipun bukan hadis Nabi, ungkapan ini sudah menjadi bagian penting dalam pemikiran keislaman di Indonesia, salah satunya tercermin dalam lagu Syubbanul Wathon dan Resolusi Jihad NU pada masa penjajahan, yang menanamkan rasa cinta tanah air pada santri dan masyarakat.
Cinta tanah air dalam Islam tidak hanya terkait aspek duniawi, tetapi juga untuk menciptakan keamanan, ketenangan beribadah, dan kesejahteraan umat. Nabi Muhammad SAW menunjukkan kecintaan terhadap tanah air kelahirannya, Makkah, dan mendoakan agar Madinah dicintai sebagaimana Makkah. Al-Qur’an juga menekankan persatuan dan saling menghormati antarbangsa dan suku sebagai Sunnatullah, menegaskan bahwa nasionalisme yang berlandaskan nilai Islam mendorong harmoni dan keadilan sosial.
Di tengah semangat nasionalisme, rakyat Palestina terus menghadapi konflik berkepanjangan akibat paham ultra-nasionalis Zionis yang mengklaim hak atas tanah mereka dan menindas rakyat Palestina. Sejak Deklarasi Balfour 1917 hingga kemerdekaan Israel 1948, warga Palestina mengalami pengusiran, kekerasan, dan pengungsi massal. Kondisi ini menunjukkan betapa bahaya ekstremisme nasionalisme tanpa keadilan.
Refleksi Hari Santri: Hubbul Wathon Minal Iman di Jantung Palestina
Sebagai umat Islam, nasionalisme tidak hanya berhenti pada cinta tanah air sendiri. Solidaritas terhadap Palestina adalah perwujudan nyata dari cinta tanah air dan kepedulian kemanusiaan. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidak peduli dengan urusan kaum Muslimin, maka ia bukanlah bagian dari mereka.” Mendukung perjuangan Palestina—melalui doa, bantuan, pendidikan, maupun advokasi—adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.
Hubbul Wathon Minal Iman mengingatkan kita bahwa cinta tanah air meliputi tindakan nyata untuk keadilan dan kesejahteraan bersama. Nasionalisme yang berlandaskan nilai Islam dapat menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan harmonis. Saat kita merayakan kemerdekaan Indonesia, penting untuk menyalakan solidaritas global bagi Palestina, melangitkan doa, dan memberikan dukungan nyata.
Dengan memadukan cinta tanah air dan kepedulian terhadap sesama umat manusia, umat Islam dapat menegakkan nilai-nilai keadilan, kemerdekaan, dan kedamaian, tidak hanya di negeri sendiri, tetapi juga di jantung bumi yang diberkahi, Palestina.







