Disaksikan Bupati Subandi, LAZISNU PCNU Sidoarjo–Indomaret Teken Ulang MoU Pengelolaan Kotak Infak GSG‎

LAZISNU PCNU SIDOARJO

Sidoarjo, NU Care Sidoarjo|Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo kembali melanjutkan kerja sama dengan ritel modern, Indomaret. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan ulang Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) yang disaksikan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Senin (02/3/2026).

‎​Ketua LAZISNU PCNU Sidoarjo, Dodi Dliya’uddin mengatakan, bahwa pembaruan MoU ini bertujuan untuk merapikan administrasi dan pelaporan hasil donasi kotak infak Gerakan Sedekah Gerai (GSG) LAZISNU PCNU Sidoarjo yang tersebar di seluruh gerai Indomaret se-Kabupaten Sidoarjo.

‎​”Ini sebenarnya penataan ulang. Kerja sama sudah berjalan lama, kotak infak kami sudah ada di hampir seluruh gerai Indomaret di Sidoarjo. Melalui MoU ini, kami ingin pelaporan dari setiap gerai kepada kami, dan laporan kami kepada Indomaret, menjadi lebih rutin dan transparan setiap bulannya,” katanya.

‎​Lebih lanjut, Dodi mengungkapkan, dana yang terkumpul dari kotak infak tersebut akan dikelola oleh LAZISNU PCNU Sidoarjo untuk berbagai program sosial yang rutin dijalankan seperti ​Program Santunan Anak Yatim dengan penyaluran rutin untuk sekitar 30 anak yatim yang digilir dari berbagai kecamatan, distribusi makanan gratis setiap hari di depan Kantor PCNU Sidoarjo, serta kegiatan seperti santunan 1.000 anak yatim yang sukses digelar tahun lalu.

‎”Donasi yang terkumpul melalui gerai Indomaret cukup signifikan. Jika ditotal, barangkali lebih dari Rp10 juta per bulan. Namun, karena pengelolaannya ada di tingkat MWC, lewat MoU ini kita akan rapikan data keseluruhannya,” ungkapnya.

‎​Menurut Dodi, LAZISNU PCNU Sidoarjo ke depan berencana untuk terus menyisir gerai-gerai Indomaret yang belum memiliki kotak infak agar potensi donasi dari masyarakat dapat dimaksimalkan untuk membantu warga kurang mampu (mustahik) di Kabupaten Sidoarjo.

Sementara itu, Wakil Kepala Cabang Indomaret Sidoarjo, Ricky Mario menyebutkan bahwa sinergi ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap program-program pemberdayaan masyarakat yang dikelola oleh LAZISNU.‎​

‎​“Jika melihat data terakhir, sudah ada sekitar 380 gerai yang terpasang kotak infak LAZISNU. Kami memproyeksikan jumlah ini akan terus bertambah hingga mencapai kisaran 400-an gerai ke depannya,” tandasnya.

‎Ricky menegaskan, seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui LAZISNU Sidoarjo untuk berbagai kegiatan sosial.‎

‎​“Harapan dan tujuan kami pastinya untuk terus memberikan dukungan (support). Kami ingin memastikan dana infak ini dapat dikelola dengan baik sehingga memberikan manfaat yang nyata dan berguna bagi masyarakat luas,” tegasnya.‎

‎Di sisi lain, Bupati Sidoarjo H Subandi menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Sidoarjo melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan pemberian infak dari berbagai pihak swasta.‎​

‎​”Alhamdulillah, melalui kegiatan kerjasama dan perjanjian MoU ini, kita berupaya agar CSR dari Indomaret maupun Alfamidi dapat terkelola dengan baik untuk membantu anak-anak kita, khususnya di bidang pendidikan dan bantuan lainnya,” ujarnya.‎​

‎​Dengan adanya inisiatif ini, Subandi berharap tidak ada lagi anak yatim di Sidoarjo yang terkendala masalah pendidikan, serta kaum dhuafa dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan perusahaan-perusahaan besar di wilayah  Kabupaten Sidoarjo.