Kirab Kaleng GISNU LAZISNU PCNU Sidoarjo, Pesantren Manba’ul Hikam Tanggulangin Tebar Spirit Kepedulian dan Kedermawanan

LAZISNU SDA

Tanggulangin, NU Care

Ribuan santri, dewan guru, dan pengurus Yayasan Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika) Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, ikut menyemarakkan kegiatan Kirab Kaleng Gerakan Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (GISNU) yang digelar oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, Selasa (28/10/2025) sore.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di halaman madrasah Pesantren Mahika dan digelar dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri 2025 sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi di kalangan santri. Kirab berlangsung meriah dengan barisan santri yang secara bergantian memasukkan infaqnya ke dalam Kaleng GISNU, sambil diiringi lantunan shalawat Nabi.

Lora H Agus Arifuddin, Sekretaris Yayasan Pesantren Mahika Sidoarjo mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, pesantren itu adalah NU kecil dan sementara NU itu adalah pesantren-pesantren besar, sehingga tidak bisa dipisahkan antara NU dengan pesantren.

“Semoga para santri yang tadi sudah menyiapkan infak terbaiknya bisa bermanfaat untuk mereka yang sedang membutuhkan bantuan,” katanya.

Sementara, Supervisor Divisi Program dan Penyaluran NU Care-LAZISNU PCNU Sidoarjo, Askar Sodiq mengapresiasi atas antusiasme para santri dan pihak pesantren yang turut menyukseskan gerakan infak ini.

“Kirab ini bukan sekadar seremonial, tapi juga wujud nyata kepedulian santri terhadap sesama. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, infaq dan shadaqahnya. Mudah-mudahan senantiasa dicatat oleh Allah SWT sebagai amal shaleh,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari hasil penggalangan donasi kirab tersebut, terkumpul dana sebesar Rp6.787.500. Adapun sebagian dari hasil tersebut akan ditasharrufkan untuk beasiswa santri berprestasi di Pesantren Mahika, sementara sisanya akan disalurkan untuk program sosial dan pendidikan lainnya.

“Dengan semangat gotong-royong dan kedermawanan, kirab ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pesantren lain di Sidoarjo untuk terus menghidupkan tradisi berbagi dan memperkuat solidaritas antar santri,” imbuhnya.

Diterangkannya, sejak awal bulan Oktober, Kirab Kaleng GISNU LAZISNU PCNU Sidoarjo telah menyasar kurang lebih sejumlah 47 SMP negeri se-Kabupaten Sidoarjo.