Sidoarjo, NU Care
Jaringan Pengumpul Zakat, Infak dan Sedekah (JPZIS) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) membagikan ratusan bungkus daging kurban bagi warga sekitar kampus serta jamaah Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari, Jum’at (06/06/2025).
Diretur JPZIS Unusida, Fabet Ali Thoufan mengatakan, semangat berbagi dalam Idul Adha ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan. Oleh karenanya, pihaknya sangat terbuka dalam menyalurkan segala bentuk amal jariyah dari para jamaah dengan tepat sasaran.
Fabet menambahkan, melalui kegiatan ini, Unusida terus menegaskan komitmennya sebagai kampus Aswaja yang tidak hanya unggul dalam akademik. Tetapi juga aktif dalam dakwah sosial dan pengabdian kepada umat. Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Tahun ini, JPZIS Unusida kembali dipercaya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo untuk menghandle penyembelihan hewan kurban. Tentunya menjadi tanggung jawab yang besar dan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kami berharap, pembagian daging kurban ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dan mempererat hubungan antara kampus dan lingkungan sekitar,” katanya dikutip dari NU Delta.
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, dalam momen Idul Adha tahun ini, total hewan kurban yang disembelih sebanyak 4 ekor sapi dan 22 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut diterima dari berbagai kalangan.
Mulai dari pengurus PCNU Sidoarjo, Dosen Unusida, Polresta Sidoarjo, hingga perusahaan yang ada sekitar kampus seperti PT Dapur Coklat Indonesia, yang seluruhnya mempercayakan kepada JPZIS Unusida untuk memproses dan mengelola seluruh rangkaian penyembelihan hingga pentasharrufan daging kurban.
“Total masyarakat yang menerima kupon daging kurban sebanyak 600 jamaah. Semoga ini awal dari berkumpulnya semua donatur kurban di daerah pergudangan Safe n Lock yang menyalurkan hewan kurbanna di Unusida,” ungkapnya.
Di sisi lain, Nizar Maulana, salah seorang jamaah mengapresiasi langkah Unusida yang tidak hanya fokus pada pendidikan, melainkan juga turut hadir dan berkontribusi secara nyata dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Alhamdulillah, keberadaan Unusida sangat terasa manfaatnya bagi warga sekitar. Tidak hanya kental dengan kegiatan agama saja, tapi juga banyak program-program sosial kemasyarakatan yang sangat membantu kami,” ujarnya.







