Sukodono, NU Care
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jumputrejo, Kecamatan Sukodono bakal menggelar pengajian umum dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1447 Hijriah, Sabtu (12/07/2025) mendatang.
Ketua panitia pelaksana, Moh Winarto mengatakan, dalam acara pengajian umum tersebut rencananya akan diwarnai dengan penyerahan santunan anak yatim dan janda dhuafa secara simbolis oleh Unit Pengumpul Zakat, Infak dan Sedekah (UPZIS) Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PRNU Jumputrejo.
“Kami juga mengijinkan pengurus UPZIS LAZISNU PRNU Jumputrejo untuk menggalang donasi di sela-sela acara pengajian umum nanti. Siang harinya, kami minta bantuan kepada pengurus UPZIS LAZISNU PRNU Jumputrejo untuk menurunkan mobil ambulansnya guna membersamai peserta pawai ta’aruf,” katanya, Rabu (18/06/2025).
Lebih lanjut, Ketua LAZISNU MWCNU Sukodono tersebut mengungkapkan, bahwa kegiatan pengajian umum ini rutin diadakan setiap tahun dan lokasi acaranya bergiliran di masjid atau mushala yang ada wilayah dusun se-Desa Jumputrejo. Tahun ini dilaksanakan di Masjid Nurul Huda, Dusun Kedung.
“Adapun biaya untuk kegiatan pengajian ini dikumpulkan secara mandiri dan berasal dari infak sukarela masyarakat Desa Jumputrejo melalui amplop kirim doa yang disebarkan ke warga sekitar serta proposal sukarela ke para pengusaha dan donatur warga setempat,” ungkapnya.
Dijelaskannya, dalam pengajian umum tahun ini pihaknya mengundang sejumlah dua orang penceramah yaitu Nyai Hj Ucik Nurul Hidayati (Pengasuh Pesantren Al-Ishlahiyyah Pasuruan) dan KH Falaqul Alam (Pengasuh Pesantren Roudhotul Tolibin Mojokerto).
Winarto menambahkan, acara pengajian umum peringatan tahun baru Islam 1447 Hijriah tersebut akan digelar secara maraton dan diawali dengan khatmil quran di pagi harinya, kemudian dilanjutkan dengan pawai Ta’aruf santri TPQ se-Desa Jumputrejo pada siang hari.
“Puncak acara digelar pada malam hari dan dirangkai dengan kegiatan Tahlil serta kirim doa untuk ahli kubur. Berikutnya, ada acara pengajian umum yang diisi dengan mauidhoh hasanah dan ditutup dengan doa. Kami mohon doa restu dan dukungan dari masyarakat Desa Jumputrejo, khususnya seluruh warga Nahdliyin agar acaranya bisa berjalan lancar dan sukses,” tutupnya.







